"Mungkin karena film itu buatan lama, jadi perlu dibuat ulang yang menyesuaikan dengan kekinian," jelas Wakil Ketua MPR Mahyudin usai menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar MPR di FISIP Universitas Udayana di Denpasar, Bali, Rabu (20/9).
Revisi itu, menurutnya bisa dilakukan dengan memperhalus adegan-adegan pembunuhan yang dipertontonkan dalam film tersebut.
"Adegan-adegan pembunuhan mungkin diperhalus," imbuhnya.
Politisi Golkar itu juga mengaku mendukung pemutaran ulang film G30S/PKI. Menurutnya, pemutaran film tersebut bermanfaat agar tragedi PKI tidak terulang kembali.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: