Generasi Muda Wajib Pahami Etika dalam Berbangsa

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Kamis, 22 Oktober 2015, 12:37 WIB
Generasi Muda Wajib Pahami Etika dalam Berbangsa
ee mangindaan/mpr
rmol news logo Etika dalam berbangsa sangat penting dipahami dan dilakukan oleh rakyat, terutama generasi muda. Sebab, bangsa ini menghadapi tantangan yang berat saat ini dan lebih berat lagi di masa depan.

Begitu kata Wakil Ketua MPR RI Evert Ernest Mangindaan saat menjadi narasumber utama dalam acara Sosialisasi 4 Pilar MPR bertajuk "Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara, NKRI sebagai Bentuk Negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara" di ruang GBHN, gedung Nusantara V, gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/10).

"Tantangan bangsa itu berasal dari internal dan eksternal. Dari internal adalah permasalahan korupsi yang makin marak, kurang memahami nilai-nilai luhur bangsa, yakni Pancasila. Tantangan generasi muda yang akan menjadi pimpinan bangsa di masa datang," ujarnya.

Sementara tantangan yang berasal dari eksternal, lanjut Mangindaan adalah globalisasi dan kapitalisasi. Tantangan globalisasi yang paling berbahaya. Jika hal-hal negatif globalisasi mempengaruhi generasi muda bangsa, maka sulit dibayangkan saat mereka memimpin bangsa nanti.

"Kita semua terutama generasi muda harus berjuang menghadapi tantangan bangsa tersebut, sebab kita adalah bangsa pejuang. Kemerdekaan yang diraih adalah hasil perjuangan bukan karena pemberian, camkan itu dibenak generasi muda," tegas di hadapan sekitar 30 anggota paskibra dan 20 pembina paskibra se-Sulawesi Utara. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA