Maka dari itu, pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berupaya untuk menurunkan angka tersebut dengan meningkatkan kualitas pada petani.
"Dalam strategi kami akan menguatkan pengelolaan pembangunan infrastruktur di desa. Bagaimana petani kita ini up skill. Melihat sektor pertanian ini untuk menjadi petani digital," kata Jubir BPN Prabaowo-Sandi, Dian Islamiati Fatwa dalam sebuah dikusi kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (16/2).
Petani digital yang dimaksud yaitu mampu memanfaatkan arus teknologi dan digitalisasi untuk menopang usaha pertaniannya.
"Kalau hanya mencangkul saja, mengolah saja, tanpa memahami manajemen dan pemasaran, akan kesulitan. Jadi tugas pemerintah itu bagaimana untuk mempekruat masyarakat juga atau up skill," tegasnya.
Putri mendiang politisi PAN AM Fatwa ini melihat realita sekarang yang terjadi ketika petani masih banyak yang tertindas oleh tengkulak. Mereka hanya bisa menjual hasil panennya kepada tengkulak saja.
"Nah untuk petani, kalau kita mampu melakula up skill petani digital ini, meraka juga akan tahu, bahwa konsumen akan mampu membeli dimana sebetulnya beras itu," pungkas Dian.
[rus]
BERITA TERKAIT: