Nanik mengungkapkan bahwa pemerintah tengah mengkaji penyesuaian sasaran penerima MBG agar program unggulan tersebut berjalan lebih tepat sasaran.
Dalam skema efisiensi yang tengah dibahas, anak-anak yang berasal dari keluarga mampu secara ekonomi nantinya tidak lagi menjadi prioritas penerima MBG.
“Iya, iya penerima manfaat. Maksudnya yang mampu, yang kaya nanti tidak dapat lagi,” ujar Nanik saat ditemui usai menghadap Presiden Prabowo.
Nanik menyebut Presiden Prabowo memberikan respons positif terhadap rencana penataan tersebut.
“Seneng, seneng banget,” kata Nanik saat ditanya mengenai respons Presiden.
Ia menambahkan, pembahasan lanjutan terkait efisiensi MBG dengan Presiden akan dilanjutkan besok, Jumat, 12 Juni 2026.
Penataan ulang MBG menjadi agenda awal Nanik setelah resmi dilantik sebagai Kepala BGN awal pekan ini.
Pemerintah juga akan melakukan moratorium penambahan titik layanan dan dapur baru untuk memberikan ruang evaluasi terhadap distribusi yang dinilai belum merata.
Selain menyasar perbaikan distribusi, BGN juga menegaskan fokus MBG ke depan bukan sekadar memperluas cakupan, melainkan meningkatkan kualitas layanan.
BERITA TERKAIT: