"Pemilu 2014 akan menjadi pemilihan umum anggota DPR, DPD, dan DPRD, serta Presiden dan Wakil Presiden langsung ketiga di Indonesia. Tentunya, sudah tiga kali pemilihan, masyarakat Indonesia harus lebih dewasa dan jernih untuk memilih pemimpinnya," kata Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Adin Jauharudin, dalam pernyataan persnya, Jumat (14/2).
Menurutnya, proses pemilu adalah pendidikan politik. Melalui pemilu masyarakat mengharapkan munculnya pemimpin yang sesuai dengan harapan. Karena dia dipilih, maka dia juga akan bertanggung jawab sebab memiliki ikatan batin dengan pemilih.
"Sejatinya dalam Pemilu, kita harus berperan-serta untuk ikut terlibat dalam kegiatan pesta demokrasi yang bisa menentukan nasib bangsa. Jangan Pemilu ini dibuat untuk memporakporandakan bangsa," jelasnya.
[ald]
BERITA TERKAIT: