Massa aksi meminta proses hukum yang transparan dalam Sidang perdana praperadilan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.
Puluhan massa yang dipimpin Ustaz Hari Purwanto dengan membawa satu unit mobil komando serta poster dan spanduk bertuliskan, “Hakim Harus Netral”, “Tolak Pembelaan terhadap Koruptor”, dan “Tolak Pembelaan terhadap Pelaku Koruptor Zhalim!”.
Dalam orasinya, Ustaz Hari Purwanto menyampaikan sejumlah tuntutan, salah satunya meminta hakim bersikap independen dan tidak terpengaruh oleh intervensi politik.
“Kami ingin memastikan hakim tetap netral, independen, dan mengambil keputusan berdasarkan fakta serta ketentuan hukum, bukan karena tekanan ataupun lobi politik,” ujar Ustaz Hari di lokasi aksi.
Ustaz Hari pun menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal proses hukum.
“Kami tidak ingin hukum dipengaruhi kepentingan kekuasaan. Keadilan harus berlaku untuk siapa pun, tanpa pandang bulu,” tegasnya.
Selain JMKU, massa dari Gerakan Merdeka Kawal Praperadilan juga menyambangi PN Jaksel untuk meminta hakim independen dalam mengawal sidang praperadilan.
BERITA TERKAIT: