Komunikasi Dengan Petani, Cara Kementan Optimalisasi Lahan Tidur

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Kamis, 12 April 2018, 23:36 WIB
rmol news logo Masih banyak potensi dari lahan tidur dan terlantar, termasuk persawahan. Lahan ini dinilai bisa dimaksimal untuk meningkatkan produksi padi secara nasional.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Pending Dadih Permana, menjelaskan agar dapat memanfaatkan lahan tidur atau telantar, komunikasi dua arah harus terjalin dengan baik antara petani, pemilik lahan, pemda sampai pemerintah pusat.

"Setiap daerah pengembangan baru butuh perhatian bersama. Kami komunikasikan kesulitan petani, lahan tidur bisa dimaksimalkan. Apakah pilihan nanti padi, jagung, atau lain -lain sehingga dapat dimaksimalkan bersama," kata Pending Dadih Permana saat penyuluhan petani di Desa Remban, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, Selasa (10/4).

Seperti di Desa Remban, misalnya, petani lokal dapat meningkatkan produksi beras asal ingin mencari solusi atas permasalahan petani, di wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara sendiri produksi padi pada 2015 mencapai 17.490 ton, tahun 2016, 34.115 ton, dan pada 2017 mencapai 34.446 ton.

Data tersebut memperlihatkan setiap tahun, produksi beras di kabupaten ini terus meningkat. Walaupun tercatat mengalami kenaikan pada 2017, namun petani lokal bisa meningkatkan produksi lebih dari angka tersebut.

Khusus di Desa Remban, kini terdapat  sekitar 375 hektare lahan persawahan. Dari luas lahan persawahan itu, pengelolaan baru mencapai 180 hektare. Berarti, terdapat sekitar 195 hektare lahan belum diolah karena berbagai permasalahan. Antara lain masalah pendangkalan sungai, sawah yang kebanjiran, hingga gagal panen.

"Solusi dari masalah ini, pembuat kebijakan membuat sodetan dan kanal-kanal penampung air hujan," tukasnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA