Takwa Itu Artinya Hati-hati Dalam Melangkah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 10 Juni 2016, 07:37 WIB
Takwa Itu Artinya Hati-hati Dalam Melangkah
Sohibul Iman/net
rmol news logo . Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menggelar buka puasa bersama di rumah dinas, Kemang, Jakarta, Kamis (9/6). Hadir dalam acara itu Ketua Lembaga Pengkajian MPR Rully Chairul Azwar dan sejumlah anggota MPR.

Dalam sambutan, Hidayat mengatakan silaturrahim di bulan puasa mempunyai arti tersendiri di mana di setiap sore bisa bertemu. Dia menyebutkan Ramadhan adalah momen meningkatkan takwa.

Dikatakan oleh politikus senior PKS ini, dirinya ingin memaknai Ramadhan bahwa beragama itu silaturahmi bukan sesuatu yang menyeramkan. Lebih lanjut dikatakan, bahwa dirinya ingin memaknai Ramadhan mempunyai pilar yang kuat untuk merekatkan NKRI.

Terakhir, Hidayat mengucapkan terima kasih pada para undangan yang hadir di tengah banyaknya acara di bulan puasa.

Dalam acara itu, Presiden PKS Sohibul Iman didaulat memberikan ceramah kuliah tujuh menit. Dalam ceramahnya, Shohibul mengatakan puasa merupakan kewajiban yang dibebankan pada kita dan ummat terdahulu. Puasa bertujuan untuk menjadikan kita orang-orang yang bertakwa.

Takwa menurut Sohibul mempunyai arti hati-hati dalam melangkah, bisa pula mempunyai arti menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi larangannya. Orang yang bertakwa menurutnya orang yang mulia. Tak ada artinya semua tingkah manusia tanpa takwa.

Puasa bagi Sohibul merupakan kesempatan untuk menjadi mulia. Untuk itu tak boleh disia-siakan kesempatan dalam bulan Ramadhan.

"Dalam bulan puasa kita bisa saja membohongi orang dengan minum sembunyi-sembunyi, namun karena pengawasan Allah SWT, membuat kita menjalankan puasa hingga akhir," ungkap Sohibul. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA