Mangindaan: MPR Tidak Bosan Sosialisasikan Empat Pilar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Kamis, 09 Juni 2016, 15:04 WIB
Mangindaan: MPR Tidak Bosan Sosialisasikan Empat Pilar
ee. mangindaan
rmol news logo . Wakil Ketua MPR RI EE. Mangindaan menegaskan MPR tidak akan bosan mensosialisasikan Empat Pilar MPR. MPR bekerjasama dengan berbagai lembaga dan kelompok masyarakat akan terus mensosialisasikan Empat Pilar MPR dengan berbagai metode.

Kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR, meliputi Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

"Bersama akademisi kita menggunakan metode ToT, dengan mahasiswa melalui metode outbound. Bekerjasama dengan Kementerian Infokom sedang dikembangkan materi-materi seperti game di handphone. Kita buat menarik dan bukan indoktrinasi," kata Mangindaan ketika memberi pengantar sosialisasi Empat Pilar MPR kepada duta wisata Provinsi Sulawesi Utara, di Kantor Gubernur Pemrov Sulut, Kota Manado, Kamis (9/6).

Sebelumnya, Mangindaan menjelaskan mengapa MPR mensosialisasikan Empat Pilar MPR. "Mungkin kita masih ingat di sekolah, pendidikan kewarganegaraan (Pancasila) kadang-kadang dianggap sepele. Banyak yang tidak mau memahami (Pancasila) karena dipengaruhi oleh yang lain," katanya.

Mangindaan mengungkapkan pengaruh itu antara lain adanya pandangan fundamentalis, radikalisme, dan lainnya; terjadinya pergeseran karena liberalisme yang mengarah pada kapitalisme; orientasi pasar yang berubah padahal Indonesia menganut ekonomi kerakyatan.

"Juga pengaruh agama karena pemahaman yang sempit pada semua agama. Karena tidak kuat imannya bisa terpengaruh contohnya ISIS. Ada dokter yang terpengaruh ISIS," ujar Mangindaan dalam rilis Humas MPR.

Pengaruh yang juga cukup kuat adalah individualisme. "Sekarang ikatan keluarga kurang kuat. Ketika makan malam bersama, masing-masing anggota keluarga sibuk dengan handphone-nya. Tidak ada lagi nasihat-nasihat keluarga," imbuhnya.

Dengan latar belakang seperti itu terjadilah kemerosotan wawasan kebangsaan. "Inlah yang membuat MPR mensosisialisasikan Empat Pilar MPR. MPR tidak akan bosan mensosialisasikan Empat Pilar," ujar Mangindaan.

Namun MPR tidak mampu untuk mensosialisasikan Empat Pilar MPR ke seluruh rakyat Indonesia. Karena itu MPR bekerjasama dengan lembaga lain mensosialisasikan Empat Pilar MPR dengan berbagai metode.

"Kita sudah berbicara dengan Presiden (Joko Widodo) untuk melembagakan sosialisasi Empat Pilar MPR ini," ucap politisi senior Partai Demokrat ini. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA