Tantangan dari dalam itu seperti perbedaan politik yang dibesa-besarkan, bidang hukum yang tak berkeadilan, anjloknya nilai rupiah, dan masih seringnya bentrok antar masyarakat. Sedangkan tantangan dari dalam yang dihadapi bangsa ini adalah globalisasi.
Dikatakan Wakil Ketua MPR E. E. Mangindaan, di dunia global ini pertambahan penduduk demikian melimpah. Jumlah penduduk mencapai miliaran jiwa. Ledakan pertumbuhan penduduk tersebut akan membuat dunia menghadapi tantangan berupa masalah pangan, energi, dan air bersih.
"Ketiga masalah globalisasi tersebut menimbulkan intervensi antar negara. Intervensi semakin cepat ketika ditunjang teknologi informasi yang semakin canggih," ujarnya di hadapan ratusan taruna Akademi Maritim Indonesia (AMI) di Kampus Ungu, Pulogadung, Jakarta (25/9).
Meski menghadapi tantangan yang demikian berat, Mangindaan mengatakan bahwa Indonesia masih memiliki hal-hal yang positif dan potensial. Hal yang potensial itu seperti sumber daya alam yang melimpah.
Terpenting, lanjut Mangindaan, dalam menghadapi tantangan itu rakyat Indonesia tidak melepaskan rasa nasionalisme.
"Kalau bahasa MPR adalah 4 Pilar. Kita harus tetap optimis dalam membangun bangsa," tambahnya.
Mangindaan mengingatkan agar bangsa ini tetap melihat dan mendudukan Pancasila sebagai dasar negara, filosofi, pandangan hidup, dan pemersatu. Sehingga semua tantangan bisa dilalui dengan mudah secara bersama-sama.
[ian]
BERITA TERKAIT: