Peringatan Dini BMKG Modal Penting Hadapi Karhutla

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Selasa, 18 Agustus 2026, 20:28 WIB
Peringatan Dini BMKG Modal Penting Hadapi Karhutla
Ilustrasi. (dok BPBD Kabupaten Klaten)
Kecil Besar
rmol news logo Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah ini dilakukan menyusul peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai ancaman karhutla akibat kondisi cuaca yang lebih kering.
HUT RMOL news

“BMKG juga sudah lebih awal menginfokan bahwa kondisi El Nino diprediksi akan datang lebih cepat. Oleh karena itu, berbagai upaya telah kami lakukan, mulai dari langkah-langkah mitigasi dan pencegahan, peningkatan kesiapsiagaan, hingga penanganan teknis dan pemadaman karhutla di lapangan,” kata Raja Antoni dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI, Selasa, 18 Agustus 2026.

Berdasarkan pemantauan BMKG, fenomena El Nino saat ini berada pada intensitas sangat kuat dengan indeks Nino 3.4 mencapai +2,19. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan penurunan curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia.

Potensi kekeringan juga perlu diwaspadai karena Indian Ocean Dipole (IOD) diprediksi memasuki fase positif pada periode September-November 2026. Fase tersebut berpotensi semakin menekan curah hujan di beberapa wilayah Indonesia.

Selain itu, BMKG turut mendukung analisis data potensi semai awal sebagai bagian dari pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

“Terima kasih kepada BMKG yang sejak awal sudah memberikan informasi dan peringatan mengenai kondisi iklim ini. Bagi kami, informasi tersebut sangat penting untuk memperkuat kesiapsiagaan dan mengambil langkah antisipasi lebih dini,” ujar Raja Antoni.

Sejalan dengan informasi tersebut, Kemenhut telah melakukan berbagai langkah sejak Februari, mulai dari rapat koordinasi lintas kementerian/lembaga, rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, apel kesiapsiagaan di provinsi rawan karhutla, hingga penguatan kapasitas Manggala Agni dan aktivasi posko siaga darurat karhutla di lima provinsi.

Kemenhut terus berkoordinasi dengan BMKG memperkuat sinergi dalam pencegahan karhutla, salah satunya melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Upaya tersebut menjadi bagian dari kolaborasi lintas kementerian/lembaga yang mengintegrasikan deteksi dini cuaca, patroli terpadu, serta penanganan kebakaran secara cepat dan terpadu.

“Karhutla merupakan persoalan serius yang tidak bisa ditangani oleh satu pihak saja. Karena itu, sinergi dengan BMKG dan kementerian/lembaga lainnya terus kami perkuat, agar informasi dini dapat segera diterjemahkan menjadi langkah nyata di lapangan,” tutupnya. rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: AHMAD ALFIAN

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA