Ketua Tim Satuan Tugas (Satgas) atau Task Force DPP Hanura, Patrice Rio Capella mengatakan, elektabilitas dan peluang keterpilihan caleg akan dipantau secara berkala.
“Setelah konsolidasi ini sudah 100 persen, maka kita akan mengukur kekuatan. Kita akan survei di mana tingkat awareness partai, di mana positioning elektabilitas partai,” kata Rio dalam acara Konsolidasi dan Rapat Teknis Tim Task Force tingkat DPC se-Provinsi Sumatera Selatan di Hotel Aston, Palembang, Rabu 12 Agustus 2026.
Hasil survei tersebut kemudian akan diturunkan ke tingkat daerah pemilihan (dapil). Hanura akan memetakan daerah yang memiliki potensi memperoleh kursi, sekaligus mengukur kekuatan masing-masing bakal caleg.
Rio mencontohkan, apabila seorang kandidat berada di urutan kesembilan dalam hasil survei, Hanura akan memberikan program dan waktu sekitar enam bulan untuk meningkatkan elektabilitasnya.
“Bekerja selama enam bulan, dan kita survei kembali. Apakah naik atau tidak,” ujar Rio.
Menurut Rio, mekanisme tersebut juga akan menjadi dasar pemberian reward dan punishment kepada kader yang diproyeksikan maju dalam Pemilu.
Rio menegaskan, persiapan Hanura tidak sekadar membangun struktur partai, tetapi juga memastikan setiap mesin politik memiliki target elektoral yang terukur.
"Kita akan mulai survei tahun depan, setelah struktur pengurus hingga ke tingkat kecamatan rampung 100 persen, dilanjutkan 83.000 desa," pungkas Rio.
BERITA TERKAIT: