Dengan mengusung tema "SEMMI Satu Wujudkan Astacita", pertemuan forum tertinggi ini berhasil mengumpulkan ratusan delegasi mahasiswa dari berbagai pelosok negeri, serta dihadiri oleh jajaran tokoh daerah maupun nasional.
Ketua Organizing Committee (OC) Kongres IX SEMMI, Fikri Firdauzi menyampaikan kongres dihadiri oleh delegasi dari 28 Pengurus Wilayah dan 188 Pengurus Cabang se-Indonesia.
"Soliditas dan persatuan adalah harga mati. Hanya dengan barisan yang rapat dan satu frekuensi, kita mampu melangkah bersama mewujudkan Astacita demi kemajuan dan kejayaan bangsa," kata Fikri dalam keterangannya, Rabu 22 Juli 2026.
Selanjutnya, Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra, menekankan pentingnya menjaga warisan intelektual pendiri Syarikat Islam, H.O.S. Tjokroaminoto, serta mendorong kader SEMMI merespons tantangan zaman.
"SEMMI akan terus mengawal dan mendukung program-program strategis pemerintah demi pemerataan sosial, sembari tetap menjaga sikap kritis yang logis demi kepentingan rakyat," kata Bintang.
Puncak acara ditandai dengan Keynote Speech sekaligus Pembukaan Resmi Kongres IX SEMMI oleh Gubernur Banten, Andra Soni. Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas terpilihnya Banten sebagai tempat berkumpulnya para pemuda dan aktivis dari seluruh Indonesia.
"Kongres SEMMI adalah arena konsolidasi pemikiran, evaluasi gerakan, dan perumusan arah juang mahasiswa Muslim Indonesia ke depan. Saya berharap forum ini melahirkan keputusan strategis yang membawa dampak positif bagi kemajuan umat dan bangsa," kata Andra Soni.
Pembukaan Kongres IX SEMMI secara resmi ditandai dengan pemukulan beduk di atas panggung oleh Gubernur Banten bersama Ketua Umum PB SEMMI, pimpinan Syarikat Islam, serta jajaran tamu VVIP.
Rangkaian persidangan Kongres IX SEMMI dijadwalkan berlangsung selama empat hari, pada 21 hingga 24 Juli 2026.
BERITA TERKAIT: