Hasil peninjauan menunjukkan progres pembangunan di dua lokasi tersebut berjalan cukup baik, meski masih terdapat sejumlah kendala teknis yang perlu segera diselesaikan.
“KSP melihat progres pekerjaan di kedua lokasi berjalan dengan baik, terlepas dari kendala teknis yang ada. Baik Kementerian Pekerjaan Umum maupun penyedia jasa optimistis terhadap capaian di lapangan,” kata Tenaga Ahli Utama KSP, Armindo Dos Santos Soares dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 14 April 2026.
Berdasarkan hasil verifikasi, progres pembangunan di DIY telah mencapai 32,43 persen, sementara di Kabupaten Pati sebesar 28,71 persen. Di Kelurahan Gulurejo, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo, proyek senilai Rp214,99 miliar kini telah memasuki tahap konstruksi struktur dan pengembangan kawasan di sejumlah zona bangunan.
KSP juga mencatat sejumlah capaian positif, mulai dari ketersediaan alat dan material, pekerjaan konstruksi yang berjalan paralel, hingga peningkatan produktivitas tenaga kerja melalui penambahan personel dan penyesuaian manajemen lapangan.
Meski demikian, KSP menekankan perlunya percepatan guna mengejar deviasi progres yang masih terjadi.
Seluruh proyek ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sehingga fasilitas Sekolah Rakyat dapat digunakan pada awal Juli 2026, bertepatan dengan tahun ajaran baru 2026/2027.
“KSP akan terus mendampingi proses ini dan memastikan target penyelesaian sesuai rencana. Kami juga akan melakukan pengawalan serta
debottlenecking terhadap berbagai kendala, baik teknis maupun nonteknis,” tegas Armindo.
Ia menambahkan, KSP akan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak guna mempercepat penyelesaian hambatan di lapangan. Selain percepatan, KSP juga mendorong pengawasan ketat agar kualitas konstruksi tetap sesuai standar teknis yang berlaku.
“Kami mengapresiasi kerja keras Kementerian Pekerjaan Umum, khususnya Ditjen Prasarana Strategis, dalam merealisasikan proyek ini,” pungkas Armindo.
BERITA TERKAIT: