Pantauan
RMOL di lokasi, massa aksi yang terdiri dari Aliansi Cipayung Menggugat (PMKI, GMNI, LMND, dan HIMAPERSIS) serta mahasiswa dari sejumlah kampus seperti STIAMI, Paramadina, dan Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), mulai meninggalkan lokasi sekitar pukul 18.00 WIB.
“Kalau tuntutan kita tidak dipenuhi, kita pastikan bakal membawa massa yang lebih besar lagi. Sepakat kawan-kawan?” teriak orator dari atas mobil komando.
“Sepakat,” sahut ratusan mahasiswa lainnya sambil berjalan meninggalkan area Gedung DPR.
Sementara itu, aparat kepolisian yang sejak awal berjaga di sekitar lokasi turut mengawal proses pembubaran massa.
Selama aksi berlangsung, situasi secara umum terpantau kondusif. Meski sempat terjadi kepadatan arus lalu lintas di Jalan Gatot Soebroto akibat aktivitas unjuk rasa, kondisi berangsur normal setelah massa membubarkan diri.
Dalam aksinya, mahasiswa membawa sejumlah tuntutan sebagai berikut:
1. Mendesak Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka untuk mengundurkan diri dari jabatan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia sebagai bentuk pertanggungjawaban atas berbagai kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.
2. Menuntut pendidikan gratis dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia guna menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh akses pendidikan tanpa hambatan ekonomi.
3. Menuntut pemerintah segera menurunkan harga BBM untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat dan mencegah kenaikan harga kebutuhan pokok.
4. Mendesak dilakukannya evaluasi total terhadap tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar pelaksanaannya berjalan transparan, tepat sasaran, dan tidak menimbulkan persoalan baru di masyarakat.
5. Menuntut penghentian sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sampai dilakukan evaluasi menyeluruh dan perbaikan sistem pelaksanaan guna menjamin efektivitas serta akuntabilitas program.
BERITA TERKAIT: