Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono menjelaskan, pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di wilayah tersebut direalisasikan di Kecamatan Sukadana, Lampung Timur.
Saat memonitor progres pembangunan tersebut, Jabo menyebutkan nama yang disematkan adalah Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 34 Lampung Timur.
"Sekolah Rakyat ini dibangun untuk memutus kemiskinan antar generasi," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, dikutip Minggu, 14 Juni 2026.
Saat mengecek pembangunan SRT 34 Lampung Timur pada Kamis lalu, 12 Juni 2026, Agus Jabo berdialog langsung dengan para siswa, guru, serta para pendamping SRT 34 Lampung Timur.
Dia menekankan, program Sekolah Rakyat dirancang untuk membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, serta menjadi pemutus rantai kemiskinan antargenerasi.
“Anak-anak harus mendapatkan prioritas, agar tidak kembali terbebani pekerjaan di rumah. Pendidikan harus menjadi jalan untuk mengubah masa depan,” sambungnya.
Salah satu siswa SRT 34 Lampung Timur, Devi (16), mengaku sebelumnya sempat tidak bersekolah dan lulus tepat waktu, karena keterbatasan biaya.
Dituturkan, kondisi ekonomi keluarga Devi mengandalkan pendapatan ayahandanya yang bekerja sebagai petani, tanpa memiliki lahan sehingga mengharuskannya menunda melanjutkan pendidikan.
“Saya sempat telat sekolah karena tidak punya biaya. Saya senang bisa sekolah di sini (Sekolah Rakyat),” tutur Devi dalam siaran pers Kemensos ini.
Dari pengalaman Devi itu, Jabo menegaskan pentingnya peran sekolah, orang tua, dan pendamping untuk memastikan anak-anak dapat mengenyam pendidikan. Ia turut mengingatkan pentingnya pembentukan karakter siswa, termasuk larangan perundungan, intoleransi, dan kekerasan di lingkungan sekolah.
"Nilai gotong royong dan saling menghormati harus menjadi budaya utama di Sekolah Rakyat," sambungnya.
Lebih lanjut, Jabo memastikan pembangunan SR permanen di Lampung Timur saat ini tengah dikebut, untuk mengejar target operasional pada tahun ajaran baru pertengahan Juli, termasuk fasilitas-fasilitasnya dapat berfungsi penuh sesuai jadwal yang telah disepakati bersama kementerian terkait.
"Targetnya pertengahan Juli sudah bisa menerima siswa baru untuk tahun ajaran baru,” demikian Jabo menambahkan.
Jabo meninjau langsung pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kecamatan Sukadana, Lampung Timur, didampingi oleh Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Dinas Sosial Provinsi Lampung, serta unsur pelaksana pembangunan.
SR permanen di Lampung Timur akan menampung sekitar 270 siswa pada tahap awal, yang terdiri dari jenjang SD, SMP, dan SMA, masing-masing tiga rombongan belajar. Selain itu, masih terdapat siswa dari sekolah rintisan yang akan tetap terakomodasi.
Pemerintah juga sedang menyusun skema tambahan untuk mengakomodasi calon siswa yang telah melalui proses asesmen namun belum tertampung karena keterbatasan kuota.
“Kita sedang menyiapkan skema agar anak-anak yang sudah diasesmen tetapi belum tertampung tetap bisa mendapatkan layanan pendidikan. Namun semuanya menunggu arahan lebih lanjut dari Presiden,” tutup Jabo.
BERITA TERKAIT: