Arief Poyuono: Cashback Untuk Ojol Hanya Cari Muka Senangkan Kang Mas Jokowi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/diki-trianto-1'>DIKI TRIANTO</a>
LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Kamis, 16 April 2020, 15:31 WIB
Arief Poyuono: <i>Cashback</i> Untuk Ojol Hanya Cari Muka Senangkan Kang Mas Jokowi
Ilustrasi/Net
rmol news logo Kebijakan Pertamina yang memberikan diskon 50 persen bahan bakar minyak (BBM) hanya untuk pengemudi ojek online (Ojol) di tengah wabah virus corona baru atau Covid-19 patut dipertanyakan.

Sebab, keberadaan ojek online yang saat ini menjamur hampir di seluruh wilayah bukanlah tujuan awal pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam sektor transportasi di tanah air.

"Aneh, kok yang dibantu malah transportasi ojek online saja. Walaupun membuka lapangan kerja informal, tetapi justru ojek online bukanlah cita-cita besar Kang Mas Joko Widodo dalam membangun moda transportasi nasional," kata Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono kepada redaksi, Kamis (16/4).

Tak hanya itu, selama ini ojol di bawah naungan perusahaan startup juga tidak banyak memberikan dampak bagi kemajuan skill SDM di Indonesia. Startup bernilai di atas 10 miliar dolar As tersebut juga tak banyak menguntungkan pengemudi ojol.

"SDM di ojol itu hanya diperas tenaganya dan yang untung gede perusahaan startup unicorn (kini decacorn) tersebut. Karena pengemudi ojek online tak lain hanya sebagian pengusaha transportasi informal yang hanya untuk mencari nafkah karena tidak adanya lapangan kerja yang mencukupi selama ini," sambungnya.

Oleh karenanya, kebijakan cashback yang diberikan Pertamina hanya kepada pengemudi ojol diduga memiliki maksud terselubung.

"Terlihat kebijakan Pertamina memberikan cashback ke ojol hanya untuk menyenangkan presiden saja, carmuk tapi salah sasaran," tandas Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu ini. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA