Arteria menyebut pelanggaran Bawaslu sudah berlebihan. Hal itu terkait teguran Bawaslu atas pemasangan foto cawagub Jawa Timur Puti Guntur Soekarno dengan presiden pertama RI yang juga kakek Puti, Soekarno.
"Mau foto Puti dan Bung Karno dipasang di halaman rumahnya itu hak mereka," ucap Arteria.
Ia ingin Bawaslu menggunakan logika hukum yang baik dan jangan merasa paling jago.
"Jangan maen jago-jagoan di sini pak. Bapak di sini dibiayai oleh uang rakyat," ucap Arteria sambil menunjuk Ketua Bawaslu.
Menurut catatan politisi muda PDIP ini, pelanggaran Bawaslu juga terjadi di Pilkada di daerah lainnya.
"Kalau kejadian ini masih terus berulang, saya minta komisioner Bawaslu harus ada yang diganti," pungkasnya.
[dem]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: