Aksi Jual Saham Teknologi Tekan Bursa Eropa, STOXX 600 Melemah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Rabu, 24 Juni 2026, 07:15 WIB
Aksi Jual Saham Teknologi Tekan Bursa Eropa, STOXX 600 Melemah
Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)
rmol news logo Bursa saham Eropa ditutup melemah pada perdagangan Selasa 24 Juni 2026 waktu setempat, menjauh dari rekor tertinggi setelah aksi jual melanda sektor teknologi. 

Indeks STOXX 600 turun 0,5 persen ke level 636, sedangkan Euro STOXX 50 terkoreksi 1,2 persen menjadi 6.235. Tekanan terbesar datang dari saham semikonduktor, menyusul kekhawatiran bahwa perusahaan-perusahaan teknologi besar telah mengeluarkan investasi yang  agresif untuk pengembangan AI. 

ASML anjlok 5,5 persen, Infineon Technologies merosot lebih dari 5,8 persen, dan STMicroelectronics terperosok sekitar 8 persen. Saham perusahaan yang selama ini diuntungkan oleh ekspansi pusat data juga ikut terkoreksi, seperti Schneider Electric yang turun 4 persen, Siemens melemah 2,5 persen, serta Siemens Energy kehilangan hampir 4 persen.

Pelemahan sektor teknologi akhirnya membebani mayoritas indeks utama Eropa. Di Jerman, DAX turun sekitar 1 persen ke 24.937. Sementara  CAC 40 Prancis melemah 0,7 persen ke 8.341, dan FTSE MIB Italia terkoreksi 1,5 persen ke 52.024. 

Hal berbeda terjadi pada indeks FTSE 100 Inggris yang mampu bertahan di zona hijau berkat penguatan saham defensif sektor kesehatan dan barang konsumsi.

Sentimen pasar juga dipengaruhi ekspektasi kebijakan moneter global. Investor masih mencermati arah suku bunga bank sentral utama, di tengah harapan pemangkasan suku bunga di Amerika Serikat dan potensi langkah lanjutan dari Bank Sentral Eropa.

Di tengah tekanan pasar, sektor farmasi menjadi penopang dengan penguatan saham Sanofi setelah Uni Eropa menyetujui terapi Cenrifki miliknya. Sementara itu, data PMI menunjukkan aktivitas sektor swasta di zona euro masih mengalami kontraksi, meski lebih ringan dari perkiraan pasar.

Secara keseluruhan, perdagangan hari itu mencerminkan meningkatnya kehati-hatian investor terhadap saham-saham yang sebelumnya menikmati reli kuat berkat optimisme terhadap perkembangan teknologi AI. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA