Tidak Tepat MKD Bahas Hak Imunitas Dewan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/idham-anhari-1'>IDHAM ANHARI</a>
LAPORAN: IDHAM ANHARI
  • Senin, 11 September 2017, 19:07 WIB
Tidak Tepat MKD Bahas Hak Imunitas Dewan
Iwan Sumule/Net
rmol news logo Kedatangan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) ke Bareskrim guna membahas hak imunitas yang dimiliki oleh anggota DPR RI menyikapi pidato Victor Laiskodat dinilai kurang tepat.

Begitu dikatakan politisi Gerindra Iwan Sumule yang juga sebagai pelapor Victor Laiskodat di kantor Bareskrim Polri, Senin (11/9).

Bukan tanpa sebab, menurut dia, MKD memiliki tugas mengurusi etika anggota DPR, sedangkan polisi dari sisi pidananya.

"Jelas dua hal yang berbeda, sebab hak imunitas tidak berlaku dalam kasus pidana" terang Iwan kepada Kantor Berita Politik RMOL setelah diperiksa sebagai saksi pelapor.

Menurut dia, jika polisi ingin mengkaji soal hak imunitas yang dimiliki anggota DPR dalam gelar perkara nanti baiknya bukan dengan MKD.

"Panggil saksi ahli hukum ketatanegaraan, bukan MKD dia cuma urusan etika saja. Biar polisi punya refrensi yang komperhensif," imbuhnya.

Saat yang sama, rombongan MKD mendatangi Bareskrim guna berdiskusi terkait laporan kepada ketua Fraksi Partai Nasdem Victor Bungtilu Laiskodat.

"Ya kedatangan kami kesini memang membahas itu (laporan victor). Kami juga mengkaji soal hak imunitas. Saat ini kami menunggu prosesnya dari Bareskrim bagaimana" kata Ketua MKD, Sufmi Dasco, di Bareskrim. [sam]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA