Pertemuan itu memunculkan spekulasi terkait kemungkinan dibahasnya revisi tarif batas atas (TBA) tiket pesawat domestik yang saat ini tengah difinalisasi pemerintah.
Saat tiba di halaman Istana, Dudy menjelaskan bahwa agenda pertemuan lebih difokuskan pada laporan perkembangan sejumlah program dan kebijakan di lingkungan Kementerian Perhubungan.
"Ooh ini aja, beliau (presiden) nanyain progres beberapa terkait kemenhub," kata Dudy kepada wartawan.
Nama pun ikut mencuat dalam sesi tanya jawab.
Menjawab pertanyaan apakah isu revisi TBA tiket pesawat turut dibawa dalam pembahasan, Dudy menyatakan pihaknya telah menyiapkan seluruh materi apabila Presiden menanyakannya.
"Itu nanti juga kalau beliau tanya disiapkan," katanya.
Sementara saat disinggung apakah rencana penyesuaian TBA yang disebut-sebut berpotensi menaikkan harga tiket pesawat akan dilaporkan kepada Presiden, Dudy menegaskan keputusan sepenuhnya berada di tangan Prabowo.
"Itu tergantung beliau yang mengiyakan," ucapnya.
Dudy kembali menekankan bahwa Kementerian Perhubungan hanya menyiapkan seluruh bahan dan perkembangan kebijakan sebagai bahan pertimbangan Presiden.
"Maksudnya kita siapkan kalau beliau tanya," imbuhnya.
Sebelumnya, Kemenhub mengungkapkan revisi TBA tiket pesawat domestik hampir rampung dan tinggal menunggu pembahasan di tingkat menteri sebelum ditetapkan.
Pemerintah beralasan penyesuaian diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan maskapai dan masyarakat, di tengah tekanan biaya operasional akibat dinamika global, pelemahan rupiah, serta kenaikan harga avtur yang belakangan turut mendorong penerapan skema fuel surcharge yang lebih fleksibel.
BERITA TERKAIT: