
Presiden Keenam RI yang juga Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan mengklarifikasi semua tuduhan terkait hilangnya dokumen tim pencari fakta (TPF) kematian aktivis HAM, Munir Said Thalib. Klarifikasi ini akan dilakukan besok (Selasa, 25/10).
Begitu kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan saat ditemui di Kantor DPP Demokrat di Wisma Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (24/10).
‎"Tadi malam jam 8, Pak SBY merespon itu. Padahal Beliau tidak pernah reaktif. Mudah-mudahan besok kita akan rilis secara lengkap," ujarnya tanpa memberitahu tempat pernyataan SBY itu akan dilakukan.
Dijelaskan Hinca bahwa tuduhan bahwa dokumen TPF Munir hilang di zaman SBY sangat tidak berdasar. Atas alasan itu juga, dia berkeyakinan bahwa isu ini tidak akan berpengaruh kepada elektabilitas putra sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono yang saat ini sedang mencalonkan diri sebagai gubernur DKI Jakarta 2017.
"Tuduhan itu tidak benar. Jadi saya yakin tidak pengaruhi Mas Agus. Kejauhan kan menarik ke situ. Mas Agus kuat, karakternya juga kuat," pungkas Hinca.
[rus]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: