Pihak sekolah memutuskan mengalihkan kegiatan belajar siswa menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Sejumlah guru sempat bersitegang dengan ahli waris karena menggembok dan menyegel sekolah. Hingga akhirnya, kunci gembok pagar dibuka dan guru bisa masuk ke kawasan sekolah sedangkan siswa dialihkan belajarnya menjadi PJJ.
Kepala SDN 026 Bojongloa, Agus Mohamad Fajari, mengaku baru mengetahui peristiwa itu setelah mendapat telepon dari guru dan penjaga sekolah.
"Guru kemudian penjaga sekolah menelepon saya bahwa sekolah ini digembok katanya oleh ahli waris," ujar Agus, dikutip dari
RMOLJabar.
Agus lalu melaporkan kejadian itu kepada pengawas bina di Dinas Pendidikan Kota Bandung. Setelah berkoordinasi, diputuskan agar siswa melaksanakan PJJ.
Menurutnya, saat kejadian sebagian siswa sudah berada di dalam lingkungan sekolah, sementara sebagian lainnya masih berada di luar gerbang.
Ia menambahkan, gerbang sekolah akhirnya dibuka sekitar pukul 07.00 WIB oleh pihak ahli waris. Namun, demi menjaga keamanan, pihak sekolah tetap mempertahankan kebijakan PJJ.
"Mungkin nanti kita lihat kondisional aja mungkin PJJ," pungkas Agus.
BERITA TERKAIT: