PJJ Jangan Sampai Membuat Kualitas Pembelajaran Menurun

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Senin, 07 September 2026, 13:35 WIB
PJJ Jangan Sampai Membuat Kualitas Pembelajaran Menurun
Seorang siswa mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ). (Foto: istimewa)
Kecil Besar
rmol news logo Kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi wilayah terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau didukung Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fraksi PKB Lalu Hadrian Irfani.

“Keselamatan dan kesehatan peserta didik harus menjadi prioritas utama. Karena itu, penerapan pembelajaran jarak jauh di daerah-daerah yang terdampak merupakan kebijakan yang tepat. Jangan sampai kegiatan belajar tatap muka justru membahayakan kesehatan siswa,” ujar Lalu Hadrian, Senin, 7 September 2026.

Meski demikian, legislator PKB tersebut mengingatkan bahwa penerapan PJJ membutuhkan kesiapan yang lebih serius dari dinas pendidikan, sekolah, guru, maupun orang tua siswa. Semua pihak harus bekerja ekstra agar proses pembelajaran tetap berjalan efektif dan para siswa tidak kehilangan hak untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas.

“Dinas pendidikan bersama sekolah harus bekerja lebih ekstra. Sekolah dan para guru harus memastikan sarana pembelajaran tersedia dengan baik, mulai dari komputer atau laptop hingga kuota internet yang memadai, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan lancar,” katanya.

Lalu Hadrian juga menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam mendukung pelaksanaan PJJ. Menurutnya, orang tua perlu bekerja sama dengan pihak sekolah untuk menyiapkan perangkat pembelajaran dan akses internet bagi anak-anak mereka selama proses belajar dilakukan dari rumah.

“PJJ membutuhkan kerja sama semua pihak. Orang tua juga harus dilibatkan dan didukung agar anak-anak memiliki sarana belajar yang memadai di rumah,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI itu meminta dinas pendidikan di masing-masing daerah untuk sigap menangani berbagai kendala yang muncul selama pelaksanaan PJJ. Salah satu persoalan yang harus segera diantisipasi adalah keterbatasan akses dan kualitas jaringan internet.

“Jika ada sekolah atau siswa yang mengalami kesulitan, misalnya karena jaringan internet lambat atau akses internet terbatas, dinas pendidikan harus segera hadir memberikan solusi. Jangan sampai kendala teknis membuat siswa tertinggal dalam pembelajaran,” tegasnya.

Selain memastikan ketersediaan sarana dan prasarana, Lalu Hadrian meminta dinas pendidikan melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan PJJ. Menurutnya, perubahan metode pembelajaran tidak boleh mengurangi tanggung jawab guru dalam memberikan materi dan pendampingan kepada siswa.

“Pengawasan harus dilakukan secara ketat. Guru harus tetap disiplin dalam mengajar dan menjalankan tugasnya, meskipun pembelajaran dilakukan secara jarak jauh. Jangan sampai PJJ membuat kualitas pembelajaran menurun,” katanya. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: AHMAD ALFIAN

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA