Daniel membenarkan penunjukan tersebut. Ia mengatakan amanah sebagai Plt Ketua Fraksi Golkar merupakan tanggung jawab yang akan dijalankan dengan penuh kesungguhan.
"Bismillah, amanah ini tentu adalah sebuah tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan," kata Daniel kepada
RMOL, Selasa, 6 Oktober 2026.
Ia menegaskan, Fraksi Golkar akan terus memperkuat soliditas internal sekaligus memastikan keberadaan partai di parlemen dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Kami di Fraksi Partai Golkar akan terus memastikan bahwa kehadiran partai di parlemen benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas," ujar Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat tersebut.
Penunjukan Daniel tersebut tertuang dalam Surat Keputusan DPP Partai Golkar Nomor Skep-183/DPP/GOLKAR/X/2026 yang ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Jenderal Muhammad Sarmuji di Jakarta, 5 Oktober 2026.
Pergantian kepemimpinan fraksi dilakukan setelah Sarmuji mendapat amanah baru sebagai Menteri Perindustrian dalam Kabinet Merah Putih.
Daniel menegaskan, fokus Fraksi Golkar ke depan akan diarahkan pada penguatan internal dan pengawalan agenda yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.
"Fokus utama kami ke depan adalah memperkuat soliditas internal, mengawal berbagai agenda kerakyatan, serta mendukung penuh kebijakan pemerintah yang berpihak pada kesejahteraan bangsa," pungkasnya.
Daniel sendiri saat ini mengemban tugas sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
Dengan posisi barunya sebagai Plt Ketua Fraksi Golkar, Daniel akan memimpin kerja fraksi di Senayan sekaligus memastikan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan DPR RI tetap berjalan dalam mengawal aspirasi masyarakat.
BERITA TERKAIT: