Anggota Komisi V DPR Ruslan M. Daud mendesak pemerintah dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) memastikan seluruh ruas tol dalam kondisi layak sebelum lonjakan kendaraan terjadi dalam beberapa pekan ke depan.
"Jangan sampai ada perbaikan yang justru baru dilakukan saat arus mudik sudah berjalan," ujar Ruslan kepada wartawan di Jakarta, Senin 2 Maret 2026.
Ruslan mengaku menerima laporan masyarakat terkait kerusakan di sejumlah titik, termasuk lubang di ruas Tol Kayu Agung-Palembang yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
“Kami tidak ingin jalan tol yang harusnya menjadi solusi kelancaran mobilitas, bukan justru menjadi titik rawan kecelakaan akibat kualitas aspal yang buruk,” kata Ruslan.
Selain perbaikan fisik jalan, ia juga menekankan pentingnya optimalisasi fasilitas pendukung, mulai dari penerangan, marka jalan, hingga sistem drainase untuk mengantisipasi cuaca ekstrem.
“Penerangan yang baik sangat berpengaruh terhadap keselamatan pengemudi, terutama untuk meminimalkan risiko kecelakaan akibat kelelahan dan jarak pandang yang terbatas,” tegasnya.
Ia turut mengingatkan pengelola tol agar membenahi manajemen rest area, termasuk ketersediaan air bersih, kebersihan toilet, serta pengaturan parkir.
BERITA TERKAIT: