Stok Daging di Jakarta Aman dan Harga Stabil pada Ramadan-Lebaran

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Senin, 23 Februari 2026, 23:01 WIB
Stok Daging di Jakarta Aman dan Harga Stabil pada Ramadan-Lebaran
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau kedatangan sapi impor asal Australia di Dermaga 101 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Senin 23 Februari 2026.(Foto: PPID DKI Jakarta)
rmol news logo Stok daging sapi aman dan harga dipastikan tetap stabil selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri 1447 H.

Demikian dikatakan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meninjau kedatangan sapi impor asal Australia di Dermaga 101 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Senin 23 Februari 2026.

“Dengan masuknya sapi dari Australia ini, kami berharap harga daging bisa tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan signifikan,” kata Pramono.

Pemprov DKI Jakarta melalui Perumda Dharma Jaya resmi menerima kedatangan sapi impor dari Australia sebagai upaya menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga daging menjelang Idulfitri. 

Hingga saat ini, sebanyak 3.100 ekor sapi telah tiba dari total 7.500 ekor yang direncanakan dalam tahap awal pengadaan.

Pramono mengatakan, impor ini menjadi momentum penting setelah 28 tahun Jakarta tidak melakukan impor sapi langsung dari Australia. 

Sebagai informasi, kebutuhan daging sapi/kerbau di Jakarta mencapai sekitar 65 ton per hari dan mengalami kenaikan signifikan saat hari besar keagamaan, seperti Ramadan dan Lebaran, yakni sekitar 4 persen. 

Masyarakat dapat memantau stok dan harga pangan melalui sistem Info Pangan Jakarta yang terintegrasi dengan aplikasi JAKI (Jakarta Kini).rmol news logo article
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA