Menag: Pendampingan Guru dan Siswa Korban Longsor Cisarua Harus Berkelanjutan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Senin, 02 Februari 2026, 07:03 WIB
Menag: Pendampingan Guru dan Siswa Korban Longsor Cisarua Harus Berkelanjutan
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyerahkan bantuan untuk korban longsor Cisarua, Minggu 1 Februari 2026 (Foto: Kemenag)
rmol news logo Kementerian Agama (Kemenag) menunjukkan gerak cepat dalam menangani dampak bencana longsor dan banjir yang melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. 

Menteri Agama Nasaruddin Umar hadir langsung di lokasi pada Minggu 1 Februari 2026 untuk menyalurkan bantuan senilai Rp596 juta yang ditujukan bagi pemulihan madrasah, para guru, serta keluarga siswa yang terdampak musibah tersebut.

Dalam kunjungannya, Menag menggarisbawahi bahwa madrasah bukan sekadar tempat belajar, melainkan pilar pelayanan kemanusiaan di masyarakat. Baginya, memastikan kesejahteraan guru dan kelayakan fasilitas pendidikan pascabencana adalah kewajiban yang mendesak.

“Madrasah ini sangat berjasa. Dalam kondisi darurat pun tetap menjadi bagian dari upaya kemanusiaan. Karena itu, negara wajib memastikan madrasah dan para gurunya dapat bangkit kembali,” ungkap Nasaruddin Umar saat menyerahkan bantuan secara simbolis.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui alokasi bantuan rehabilitasi sebesar Rp300 juta untuk memperbaiki rumah-rumah guru madrasah yang mengalami kerusakan parah. 

Tak hanya soal fisik bangunan, aspek hunian jangka pendek pun diperhatikan melalui bantuan sewa rumah senilai Rp126 juta bagi 21 guru agar mereka tetap bisa tinggal di tempat yang layak selama masa pemulihan.

Kemenag menyalurkan santunan duka total Rp160 juta kepada keluarga dari 10 siswa yang wafat dalam musibah ini. Selain itu, bantuan sebesar Rp10 juta diberikan untuk mendukung proses pemulasaran jenazah sebagai bentuk penghormatan terakhir yang layak bagi para korban.

Menag memastikan bahwa dukungan ini hanyalah awal dari rangkaian pemulihan panjang. Ia telah menginstruksikan seluruh jajaran Kementerian Agama, baik di pusat maupun daerah, untuk terus mengawal proses pendataan dan pendampingan di lapangan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan berkelanjutan. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA