Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, mengatakan koreksi yang sempat menekan pasar membuat valuasi banyak perusahaan tercatat menjadi lebih menarik.
Menurutnya, harga saham emiten Indonesia saat ini relatif lebih murah dibandingkan dengan fundamental bisnisnya yang solid.
"Karena koreksi kemarin selama hampir beberapa bulan ini menyebabkan pricing dari perusahaan kita menjadi sangat baik dan sangat murah. Fundamental kita bagus, perbankan bagus, dividen bagus, yield bagus, price to book juga berada di bawah harga pasar," ujar Rosan dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, dikutip Selasa 16 Juni 2026.
Ia menilai kombinasi fundamental ekonomi yang kuat, kinerja sektor perbankan yang sehat, serta tingkat imbal hasil yang menarik menjadi daya tarik tersendiri bagi investor asing.
Karena itu, lanjut Rosan, banyak investor global yang mulai melihat Indonesia sebagai destinasi investasi menjanjikan untuk jangka panjang.
"Secara otomatis mereka melihat it's time to buy," pungkasnya.
Adapun nilai tukar Rupiah pada perdagangan Selasa pagi ini dibuka di level Rp17.704 per Dolar AS, menguat 5 poin atau 0,03 persen. Sementara itu, IHSG pada penutupan perdagangan terakhir pada Senin 15 Juni 2026 melesat 247 poin atau 4,12 persen ke level 6.254.
BERITA TERKAIT: