Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Selasa, 16 Juni 2026, 01:25 WIB
Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi
Pawai obor di Desa Sukajadi, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi. (Foto: Istimewa)
rmol news logo Cahaya ratusan obor yang menerangi jalanan Desa Sukajadi, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, pada peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, tidak hanya menjadi simbol pergantian tahun. Momentum tersebut juga menjadi panggung seruan persatuan dan ajakan menjaga keutuhan bangsa di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia.

Tokoh Pemuda Bekasi Ahmad Syarifuddin mengatakan, Tahun Baru Islam seharusnya dimaknai sebagai ajakan untuk meninggalkan sikap saling memfitnah, menyebarkan kebencian, maupun melakukan provokasi yang berpotensi memecah belah masyarakat.

"Jangan adu domba bangsa ini. Indonesia dibangun dengan persatuan, gotong royong, dan semangat kebersamaan," kata Ahmad dalam keterangannya, dikutip Selasa 16 Juni 2026.

Ia menilai masyarakat, terutama di wilayah pedesaan, saat ini lebih membutuhkan solusi atas berbagai persoalan kehidupan dibandingkan kegaduhan politik yang tidak memberikan manfaat langsung bagi rakyat.

Menurutnya, warga membutuhkan lapangan pekerjaan, peningkatan kesejahteraan, pendidikan yang lebih baik, serta stabilitas sosial yang memungkinkan pembangunan berjalan secara berkelanjutan.

"Rakyat membutuhkan solusi, bukan konflik," kata Ahmad.

Ia berharap perbedaan pandangan yang menjadi bagian dari kehidupan demokrasi tidak berkembang menjadi permusuhan yang mengancam persatuan nasional.

"Mari kita kedepankan akhlak, dialog, dan semangat persaudaraan demi Indonesia yang lebih baik," kata Ahmad.

Ahmad turut mengajak masyarakat mendoakan para pemimpin bangsa agar diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan amanah negara.

"Semoga Indonesia terus menjadi bangsa yang aman, damai, adil, dan sejahtera di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto," pungkas Ahmad. rmol news logo article

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA