Tokoh Pemuda Bekasi Ahmad Syarifuddin mengatakan, Tahun Baru Islam seharusnya dimaknai sebagai ajakan untuk meninggalkan sikap saling memfitnah, menyebarkan kebencian, maupun melakukan provokasi yang berpotensi memecah belah masyarakat.
"Jangan adu domba bangsa ini. Indonesia dibangun dengan persatuan, gotong royong, dan semangat kebersamaan," kata Ahmad dalam keterangannya, dikutip Selasa 16 Juni 2026.
Ia menilai masyarakat, terutama di wilayah pedesaan, saat ini lebih membutuhkan solusi atas berbagai persoalan kehidupan dibandingkan kegaduhan politik yang tidak memberikan manfaat langsung bagi rakyat.
Menurutnya, warga membutuhkan lapangan pekerjaan, peningkatan kesejahteraan, pendidikan yang lebih baik, serta stabilitas sosial yang memungkinkan pembangunan berjalan secara berkelanjutan.
"Rakyat membutuhkan solusi, bukan konflik," kata Ahmad.
Ia berharap perbedaan pandangan yang menjadi bagian dari kehidupan demokrasi tidak berkembang menjadi permusuhan yang mengancam persatuan nasional.
"Mari kita kedepankan akhlak, dialog, dan semangat persaudaraan demi Indonesia yang lebih baik," kata Ahmad.
Ahmad turut mengajak masyarakat mendoakan para pemimpin bangsa agar diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan amanah negara.
"Semoga Indonesia terus menjadi bangsa yang aman, damai, adil, dan sejahtera di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto," pungkas Ahmad.
BERITA TERKAIT: