Digiring ke Gedung KPK, Walikota Madiun Malah Minta Didoakan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/jamaludin-akmal-1'>JAMALUDIN AKMAL</a>
LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Selasa, 20 Januari 2026, 00:20 WIB
Digiring ke Gedung KPK, Walikota Madiun Malah Minta Didoakan
Walikota Madiun, Maidi dan dua orang lainnya yang terjaring OTT digiring ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin malam, 19 Januari 2026. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)
rmol news logo Walikota Madiun Maidi mengaku tidak pernah lelah membangun Kota Madiun ketika digiring ke Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dengan mengenakan jaket berwarna biru gelap dan topi hitam, tidak ada raut bersalah dari Maidi yang berjalan melewati pelataran lobi Gedung KPK.

"Ya saya tidak pernah lelah untuk membangun Kota Madiun. Kalau ada kekurangan, doakan saja," kata Maidi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin malam, 19 Januari 2026.

Selain Maidi, dua orang lainnya yang juga terjaring operasi tangkap tangan (OTT) digiring dan dimasukkan ke Gedung Merah Putih KPK melalui pintu depan pada pukul 22.30 WIB. 

Kedua orang lainnya yang dibawa lewat pintu depan adalah Kepala Dinas PUPR Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Thariq Megah, dan rekenan kepercayaan Maidi.

Sementara itu, enam orang lainnya dimasukkan ke Gedung Merah Putih KPK melalui pintu belakang.

Dalam kegiatan OTT di Madiun, KPK berhasil mengamankan 15 orang. Namun, hanya 9 orang termasuk Maidi yang dibawa ke Jakarta usai menjalani pemeriksaan di Madiun.

KPK juga turut mengamankan barang bukti uang sekitar ratusan juta rupiah. OTT ini berkaitan dengan perkara terkait fee proyek dan dana CSR.rmol news logo article


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA