Hingga kini, MRT Jakarta masih menutup sementara akses Entrance C dan Entrance E di Stasiun Dukuh Atas BNI, dan sempat menutup Stasiun Dukuh Atas BNI.
Plh Kepala Divisi Corporate Secretary MRT Jakarta, Franky Ertanto mengatakan, langkah tersebut diambil untuk menjaga kelancaran arus penumpang dan menyesuaikan situasi di lapangan. Meski demikian, operasional kereta masih tetap berjalan normal.
"Sehubungan dengan adanya peningkatan kepadatan di sekitar Stasiun MRT Jakarta, dengan ini diinformasikan penutupan sementara Entre C dan E Stasiun Dukuh Atas BNI," kata Franky.
Sementara itu hingga pukul 19.30 WIB, akses Entrance A di Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta telah kembali dibuka untuk pengguna.
MRT Jakarta memastikan layanan perjalanan tetap beroperasi seperti biasa. Penumpang masih dapat memanfaatkan akses masuk dan keluar lainnya yang tersedia di masing-masing stasiun.
Franky juga mengimbau pelanggan untuk mengikuti arahan petugas selama penyesuaian akses berlangsung guna menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.
"Seluruh pelanggan MRT Jakarta dimohon untuk tetap tenang danmengikuti arahan petugas kami di stasiun dan kereta. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanannya, keamanan dan keselamatan pelanggan tetap ,menjadi prioritas utaman kami," ujarnya.
Penyesuaian akses tersebut dilakukan di tengah aksi unjuk rasa mahasiswa di kawasan Bundaran HI.
Dalam aksinya, massa menyuarakan sejumlah tuntutan, antara lain penghentian pemborosan APBN, penurunan harga kebutuhan pokok dan BBM, evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Koperasi Desa Merah Putih, hingga penolakan terhadap militerisme sipil.
BERITA TERKAIT: