Janji tersebut disampaikan Trump saat menghadiri konvensi Partai Republik di Dallas, Rabu waktu setempat, 9 September 2026.
Dia menyebut pemberian tersebut sebagai “Trump dividend” atau dividen Trump, di tengah upaya Partai Republik menghadapi tekanan politik menjelang pemilu.
“Jika Partai Republik menang, Anda menang bersama kami dan Anda mendapatkan 5.000 dolar AS. Ini akan disebut dividen Trump,” kata Trump.
Trump tidak mengungkapkan dari mana sumber dana untuk membiayai janji tersebut. Jika diberikan kepada seluruh warga dewasa AS, nilai program itu secara teoritis dapat mencapai lebih dari 1 triliun dolar AS atau Rp17.540 triliun.
Dia hanya beralasan bahwa Amerika Serikat saat ini menghasilkan banyak uang.
“Negara kita menghasilkan banyak uang,” ujar Trump.
Selain menawarkan “Trump dividend”, Trump juga meminta para pendukungnya membayangkan dirinya seolah-olah masih tercantum dalam surat suara untuk mendorong partisipasi pemilih.
“Aku memintamu untuk berpura-pura bahwa aku ada di surat suara. Aku ada di surat suara, aku ada di surat suara – sekali lagi saja," kata dia.
Upaya Trump tersebut dilakukan ketika tingkat kepuasannya berada di kisaran 30 persen berdasarkan sejumlah jajak pendapat.
Pemilih juga disebut semakin resah terhadap tingginya harga-harga serta perang yang dilancarkan Trump terhadap Iran.
Decision Desk HQ memproyeksikan Partai Demokrat akan memenangkan DPR dengan perolehan 230 kursi berbanding 205 kursi dan menguasai Senat dengan komposisi 51-49 pada November.
BERITA TERKAIT: