Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Minggu, 27 September 2026, 19:17 WIB
Di Malaysia, Utusan MUI  Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina
Apresiasi 3 Generasi bertema Menyambung Legasi Perjuangan yang bersamaan dengan milad ABIM, Persatuan Wadah Pencerdasan Umat Malaysia (WADAH) dan Persatuan Kebangsaan Pelajar Islam Malaysia (PKPIM). (Foto: Istimewa)
Kecil Besar
rmol news logo Utusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Oke Setiadi Affendi menghadiri milad ormas Islam Angkatan Belia Islam Malaysia (ABIM) ke-55 tahun dan WADAH di Putrajaya, Malaysia, Sabtu 26 September 2026.

Kehadiran Wakil Ketua Hubungan Luar Negeri MUI Pusat ini bagian dari undangan ABIM untuk para ulama dan akitivis dakwah dari berbagai negara, di antaranya Kuwait, Sudan, Somalia, Kenya, Turkiye, Lebanon dan lain sebagainya.

Oke Setiadi mengaku hadir sekaligus memberikan pesan kemerdekaan untuk Palestina di setiap kesempatan pertemuan ulama dan aktivis dakwah dari berbagai negara ini.

“Malaysia salah satu negara yang sangat concern terhadap isu kemanusiaan Palestina, dari sini kami mengirimkan pesan bahwa sekejap pun jangan sampai melupakan Palestina,” kata Oke Setiadi, dikutip Minggu 27 September 2026.

“Salah satunya adalah upayakan selalu untuk membuka perbatasan Gaza, melalui jalur-jalur kenegaraan atau jalur-jalur lainnya,” sambungnya.

Oke Setiadi hadir dalam Majlis Makan Malam, Apresiasi 3 Generasi bertema Menyambung Legasi Perjuangan yang bersamaan dengan milad ABIM, Persatuan Wadah Pencerdasan Umat Malaysia (WADAH) dan Persatuan Kebangsaan Pelajar Islam Malaysia (PKPIM).

Turut hadir Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim, juga Menteri Agama Kerajaan Malaysia, Ketua Umum ABIM, Ketua Umum WADAH, dan Ketua Umum PKPIM.

Dalam pesannya PM Anwar Ibrahim mengatakan, kebangkitan dan kekuatan Islam dalam perjuangannya, tidak boleh hanya bergantung kepada semangat dan emosi saja, sebaliknya perlu didukung oleh kekuatan ilmu yang mampu menyadarkan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Diketahui, PM Anwar Ibrahim memulai karir politiknya sebagai Ketua Umum ABIM sejak tahun 1974 sampai 1982.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA