
China akan mendorong proses reunifikasi damai dengan Taiwan, dan secara bersamaan akan mengambil langkah tegas untuk menolak kemerdekaan pulau tersebut.
Begitu yang dikatakan oleh Perdana Menteri China Li Keqiang di 3.000 delegasi di Aula Besar Rakyat Beijing pada Minggu (5/3).
Li mengatakan Beijing mendukung prinsip "Satu China", yang menyatakan bahwa Taiwan adalah bagian dari China.
"Pemerintah harus menerapkan kebijakan partai kami untuk menyelesaikan masalah Taiwan dan mengambil langkah tegas untuk menentang kemerdekaan Taiwan dan mempromosikan reunifikasi," ujarnya, seperti dikutip
TRT World.
China mengklaim Taiwan sebagai provinsinya yang memisahkan diri. Selama beberapa tahun terakhir, China telah meningkatkan aktivitas militernya di dekat Pulau Formosa.
"Kita harus mempromosikan pembangunan damai hubungan lintas-Selat dan memajukan proses reunifikasi damai China," tambahnya.
Meski begitu, Li juga mendorong penguatan militer, termasuk kesiapan tempur.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: