Hasil Pertemuan Xi-Trump: China-AS Sepakati Arah Baru Perdagangan dan Ekonomi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Sabtu, 26 September 2026, 08:46 WIB
Hasil Pertemuan Xi-Trump: China-AS Sepakati Arah Baru Perdagangan dan Ekonomi
Pertemuan Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump di Amerika Serikat (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube White House)
Kecil Besar
rmol news logo Presiden China Xi Jinping mengakhiri kunjungan kenegaraannya ke Amerika Serikat pada Jumat, 25 September 2026 waktu setempat. 

Xi telah bertemu Presiden Donald Trump dan menghasilkan sejumlah kesepahaman untuk menjaga hubungan kedua negara tetap stabil di tengah persaingan yang masih berlangsung. Kedua kepala negara sepakat mendorong hubungan China-AS yang konstruktif dan stabil secara strategis dengan mengedepankan rasa saling menghormati, keadilan dan kepentingan bersama. Keduanya juga membahas perdagangan, Taiwan dan kecerdasan buatan (AI).

Salah satu hasil konkret datang dari bidang ekonomi dan perdagangan. Tim kedua negara menyelesaikan putaran konsultasi terbaru dan mencapai kesepahaman baru. Xi menyebut hasil tersebut sebagai kabar baik bagi industri dan masyarakat China serta AS, sekaligus bagi ekonomi global.

"Hubungan ekonomi dan perdagangan China-AS yang stabil membutuhkan perluasan daftar kerja sama dan pengurangan daftar masalah," kata Xi, dikutip dari Global Times, Sabtu, 26 September 2026.

Trump juga menyatakan kedua negara perlu melanjutkan dialog untuk mencapai kesepakatan yang lebih baik. Menurut dia, hubungan China dan AS dapat dikelola dengan baik melalui komunikasi antara kedua pemimpin.

AI menjadi isu lain yang mendapat perhatian khusus. Xi mengatakan China dan AS memang bersaing dalam pengembangan AI, tetapi keduanya memiliki lebih banyak alasan untuk bekerja sama. Ia mendorong kedua negara memperkuat dialog mengenai risiko dan manfaat AI serta mencegah penyalahgunaan teknologi tersebut.

Isu Taiwan tetap menjadi bagian penting dalam pembicaraan. Xi kembali menegaskan posisi China mengenai reunifikasi nasional dan integritas wilayah serta meminta AS berhati-hati dalam menangani masalah Taiwan. Kedua pemimpin juga bertukar pandangan mengenai situasi Timur Tengah, krisis Ukraina dan Semenanjung Korea.

Di akhir pertemuan, China dan AS juga sepakat saling mendukung penyelenggaraan Pertemuan Pemimpin Ekonomi APEC 2026 dan KTT G20. Rangkaian kunjungan Xi kemudian ditutup dengan jamuan makan malam kenegaraan dan kunjungan ke Arsip Nasional AS, sebelum Xi meninggalkan Washington pada Jumat. rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA