Trump dan Ibu Negara Melania Trump menyambut langsung Xi bersama istrinya, Peng Liyuan, untuk kunjungan kenegaraan selama tiga hari di dekat pesawat kepresidenan China. Mereka kemudian berjalan di atas karpet merah yang diapit personel militer AS, sebelum mengikuti rangkaian upacara penyambutan lengkap dengan penampilan band Angkatan Udara AS dan tembakan meriam kehormatan.
Kunjungan ini menjadi perhatian karena Trump dan Xi dijadwalkan membahas sejumlah isu sensitif, mulai dari perdagangan dan keamanan kecerdasan buatan (AI) hingga Taiwan, Iran, serta pasokan mineral penting. Seusai penyambutan, keduanya tidak memberikan komentar kepada wartawan.
Namun, sekembalinya ke Gedung Putih, Trump mengatakan isu Iran kemungkinan masuk dalam pembahasannya dengan Xi.
“Saya akan membicarakan itu dan banyak hal lainnya. Kita lihat saja, tetapi semuanya berjalan dengan baik, termasuk itu,” kata Trump kepada wartawan, dikutip Kamis, 24 September 2026.
Di tengah kunjungan tersebut, Menteri Keuangan AS Scott Bessent juga mengumumkan perkembangan penting dalam hubungan dagang kedua negara. AS dan China sepakat memperpanjang gencatan senjata perdagangan yang sebelumnya dijadwalkan berakhir pada 10 November hingga 10 Januari.
“Kami telah sepakat hari ini untuk memperpanjang apa yang kami sebut Busan Agreement,” kata Bessent kepada Fox News.
Menurut Bessent, perpanjangan itu memberi kedua negara waktu tambahan untuk membahas hubungan ekonomi dan melihat pelaksanaan kesepakatan yang sudah ada.
Trump secara resmi akan kembali menyambut Xi di Gedung Putih pada Kamis. Keduanya dijadwalkan mengikuti upacara penyambutan, meninjau pasukan di Rose Garden, lalu menggelar pembicaraan tertutup. Pada malam harinya, Trump dan Melania akan menjamu Xi dan Peng dalam jamuan makan malam kenegaraan.
BERITA TERKAIT: