China Turun Tangan, Harga Minyak Turun Tipis

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Sabtu, 19 September 2026, 09:20 WIB
China Turun Tangan, Harga Minyak Turun Tipis
Ilustrasi (Artificial Intelligence)
Kecil Besar
rmol news logo Permintaan China kepada Iran agar membatasi serangan kelompok Houthi terhadap fasilitas minyak Arab Saudi berhasil meredakan sebagian kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan minyak dari Timur Tengah. 

Permintaan tersebut langsung membuat harga minyak dunia terkoreksi.

Pada penutupan perdagangan Jumat, 18 September 2026, waktu setempat, harga minyak mentah Brent berjangka ditutup di level 104,87 Dolar AS per barel, turun 95 sen atau 0,93 persen. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat turun 1,61 Dolar AS atau 1,58 persen menjadi 100,30 Dolar AS per barel.

Meski turun, harga minyak masih bertahan di atas 100 Dolar AS per barel. Brent juga berada di jalur mencatat penurunan mingguan pertama dalam tiga pekan setelah sebelumnya melonjak akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Hingga saat ini risiko gangguan pasokan belum sepenuhnya hilang. Tiga stasiun pompa yang melayani pipa East-West Arab Saudi rusak akibat serangan pekan lalu. Jalur ini berperan penting dalam mengalirkan minyak dari wilayah timur Saudi menuju Laut Merah.

Arab Saudi berupaya memulihkan sekitar setengah kapasitas pipa East-West dalam beberapa hari. Namun, waktu yang dibutuhkan untuk mengembalikan aliran minyak ke kondisi normal masih belum jelas. Pengiriman minyak mentah dari terminal Yanbu di Laut Merah juga sebelumnya dilaporkan dihentikan.

Di Selat Hormuz, lalu lintas kapal masih jauh di bawah kondisi normal. Hanya empat kapal pengangkut komoditas yang melewati selat tersebut pada Kamis, dibandingkan rata-rata 10 hari sekitar 16 kapal. Kondisi ini membuat risiko pasokan tetap menjadi perhatian pasar minyak. rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA