Sepanjang bulan Maret kemarin saja, merujuk pada data dari Korea Tourism Organization (KTO), Korea Selatan melihat penurunan 40 persen pengunjung China. Total jumlah pengunjung bulan lalu turun lebih dari 11 persen menjadi 1,23 juta.
Sementara itu menurut ForwardKeys, penyedia data industri perjalanan, pemesanan untuk menginap oleh wisatawan China turun 28 persen pada kuartal kedua tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya.
Penurunan ini terjadi setelah Korea Selatan setuju untuk memasang THAAD dari AS tahun ini.
Seoul menegaskan THAAD adalah pencegah serangan rudal yang mungkin dilakukan Korea Utara. Namun, Beijing berulang kali mengungkapkan keprihatinan atas sistem tersebut, karena radar kuatnya dapat menembus wilayah China.
Pemerintah China kemudian melarang agen-agen wisata untuk menjual tur ke Korea Selatan menyusul langkah tersebut.
Turis China sendiri diketahui merupakan pembelanja yang menyumbang besar bagi sektor pariwisata Korea Selatan. China menyumbang 8 juta dari hampir 17 juta orang yang mengunjungi Korea Selatan tahun lalu.
Bila tren ini terus terjadi, Korea Selatan bisa kehilangan pendapatan pariwisata sebesar 9,63 miliar dolar AS tahun ini.
[mel]
BERITA TERKAIT: