Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno mengatakan, Presiden Prabowo menyambut baik kehadiran para duta besar yang mewakili berbagai negara sahabat.
Dalam kesempatan itu, Kepala Negara juga kembali menekankan prinsip dasar politik luar negeri Indonesia yang selama ini menjadi pijakan dalam membangun hubungan internasional.
“Beliau menyampaikan senang dengan kehadiran para duta besar itu mewakili banyak negara. Beliau juga menyampaikan prinsip-prinsip dasar politik luar negeri kita bebas aktif,” ujar Wamenlu Arif Havas Oegroseno didampingi Wakil Menteri Luar Negeri Muhammad Anis Matta dan Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir.
Selain menegaskan arah diplomasi Indonesia, Presiden juga menyoroti pentingnya memperkuat kerja sama antarnegara dalam menghadapi berbagai persoalan global.
“Beliau juga menyampaikan perlunya di masa sekarang ini negara-negara bekerja sama dan membuat berbagai macam kerja sama di berbagai bidang untuk menciptakan keadilan,” lanjut Wamenlu Havas.
Havas menjelaskan, penyerahan surat kepercayaan merupakan tradisi diplomatik yang menandai dimulainya tugas resmi seorang duta besar di negara penerima.
Setelah prosesi tersebut, Presiden Prabowo dan para duta besar melanjutkan agenda ramah tamah dalam suasana yang hangat dan informal.
“Setelah itu ada ramah tamah, informal begitu. Itu polanya seperti itu,” ungkapnya.
Dalam pertemuan tersebut, para duta besar juga menyampaikan salam dari kepala negara masing-masing sekaligus harapan untuk mempererat hubungan bilateral dengan Indonesia.
“Biasanya para dubes itu menyampaikan salam dari kepala negara mereka. Jadi satu persatu mereka menyampaikan salam dan juga mereka masing-masing ingin meningkatkan hubungan bilateral dengan Indonesia,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: