"Operasi
akan dilakukan dalam beberapa hari untuk pertahanan lebih baik bagi
Korea Selatan dalam menghadapi ancaman Korea Utara," begitu penegasan
dari Komandan Pasukan Pasifik AS di Korea Selatan Harry Harris (Kamis,
27/4) seperti dimuat
BBC..
Ia mengatakan bahwa sistem tersebut dirancang untuk membawa pemimpin Korea Utara Kim Jong untuk "bertekuk lutut".
Sementara
itu, dalam keterangan berbeda, Kementerian Pertahan Korea Selatan dalam
sebuah pernyataan menjelaskan bahwa sistem tersebut akan beroperasi
secara resmi secera.
Sistem THAAD sendiri telah dipasang awal pekan ini di situs bekas lapangan golf di Seongju di bagian timur Korea Selatan.
Lokasi itu dipilih karena dinilai strategis untuk melawan provokasi Korea Utara.
Pengerahan
sistem tersebut memicu protes dari warga lokal dan juga kemarahan China
karena dinilai mengancam situasi keamanan di kawasan.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: