Aksi tersebut menewaskan dua orang, termasuk pelaku, dan beberapa orang lainnya terluka, kata pihak berwenang.
Saksi mata mengatakan bahwa bom tampaknya meledak di dalam pos pemeriksaan keamanan di pintu masuk kedutaan.
Para pejabat Turki mengidentifikasi pengebom bunuh diri tersebut adalah
seorang anggota kelompok sayap kiri yang dilarang di Turki.
"Serangan itu bertujuan untuk mengganggu perdamaian dan kemakmuran Turki dan menunjukkan perlunya kerjasama internasional melawan terorisme," kata Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan, seperti dikutip
The Guardian (Sabtu, 2/2).
Wartawan televisi Turki, Tuncay Didem (38) adalah salah satu dari tiga
korban luka. Dia dilaporkan dalam kondisi kritis, sedangkan dua penjaga Turki hanya mengalami luka ringan.
[ald]
BERITA TERKAIT: