Menurut sebuah laporan dari kantor berita China,
Xinhua (Minggu, 10/6) menyebutkan bahwa tembok ini dibuat untuk mengantisipasi terjadinya bentrokan langsung antara tentara Israel dengan warga sipil Lebanon.
Laporan tersebut juga mengatakan bahwa tim konstruksi Israel sudah menghabiskan waktu lebih dari satu bulan untuk membangun dinding yang memiliki panjang 1.200 meter dengan ketinggian 7 meter.
Tahapan terakhir pembangunan tembok tersebut telah diselesaikan Sabtu ini (9/6) waktu setempat, setelah menambahkan sistem alarm dan sensor yang canggih.
Sepanjang tembok itu dilengkapi video kamera untuk memonitor gerakan apapun dibagian lain dinding yang mengarah ke wilayah Lebanon.
Sementara itu, militer Lebanon juga telah meningkatkan patroli di daerah sekitar dinding tersebut.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: