Kemlu Pantau Intensif Nasib Empat WNI yang Disandera Bajak Laut Somalia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Senin, 27 April 2026, 10:05 WIB
Kemlu Pantau Intensif Nasib Empat WNI yang Disandera Bajak Laut Somalia
kapal tanker MT Honour 25 (Foto: Maritime Optima)
rmol news logo Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI terus memantau secara intensif perkembangan nasib empat warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban pembajakan kapal tanker MT Honour 25 di perairan Somalia.

Direktur Perlindungan WNI (PWNI) Kemlu RI, Heni Hamidah, menyampaikan pihaknya telah bergerak cepat menindaklanjuti laporan pembajakan yang terjadi di sekitar Hafun, Somalia, pada Rabu lalu, 22 April 2026. 

“KBRI Nairobi terus melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait di Somalia,” kata Heni dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Antara, Senin, 27 April 2026. 

Ia menjelaskan, langkah penanganan saat ini difokuskan pada koordinasi lanjutan yang melibatkan otoritas pemerintah setempat, tokoh masyarakat, hingga pelaku usaha terkait. 

“KBRI Nairobi akan terus memantau perkembangan situasi secara saksama melalui koordinasi intensif dan terukur dengan seluruh pihak terkait lainnya,” ucap Heni.

Kapal tanker MT Honour 25  yang membawa 16 awak, terdiri dari empat WNI, 10 warga Pakistan, satu warga India, dan satu warga Myanmar. 

Keempat WNI diketahui berasal dari Sulawesi Selatan, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA