Gencatan Senjata Israel-Lebanon Diperpanjang Tiga Minggu

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Jumat, 24 April 2026, 08:33 WIB
Gencatan Senjata Israel-Lebanon Diperpanjang Tiga Minggu
Presiden AS Donald Trump (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Forbes)
rmol news logo Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan bahwa gencatan senjata antara Israel dan Lebanon diperpanjang selama tiga minggu. 

Keputusan ini diambil setelah pertemuan langsung tingkat duta besar yang berlangsung di Gedung Putih pada Kamis, 24 April 2026, waktu Amerika.

“Gencatan senjata antara Israel dan Lebanon akan diperpanjang selama tiga minggu," kata Trump, dikutip dari Reuters, Jumat 24 April 2026.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Wakil Presiden dan Menteri Luar Negeri, serta perwakilan dari kedua negara.

Trump menggambarkan hasil pertemuan itu secara positif dan menyatakan komitmen AS untuk membantu Lebanon menghadapi ancaman dari kelompok . Ia juga mengungkapkan harapannya untuk melanjutkan dialog di tingkat pemimpin.

“Saya berharap dapat menjamu Perdana Menteri Israel, Bibi Netanyahu, dan Presiden Lebanon, Joseph Aoun, dalam waktu dekat," ujarnya.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan tercapainya perdamaian antara Israel dan Lebanon tahun ini, Trump menyebut peluangnya cukup besar, tetapi tetap menekankan posisi Israel dalam hal keamanan.

“Israel harus membela diri jika ditembak, dan mereka akan melakukannya. Saya tidak akan pernah mengatakan bahwa mereka tidak mampu," ujarnya.

Pertemuan ini merupakan yang kedua dalam dua minggu terakhir antara perwakilan Lebanon dan Israel, di tengah situasi gencatan senjata yang masih rapuh.

Gencatan senjata awal yang berlangsung selama 10 hari dan mulai berlaku pada 16 April sebenarnya dijadwalkan berakhir dalam waktu dekat. Namun, kesepakatan tersebut diperpanjang di tengah kondisi lapangan yang masih tegang. 

Sejak 2 Maret 2026, lebih dari 2.200 orang dilaporkan tewas dan lebih dari 1 juta orang mengungsi akibat eskalasi konflik di Lebanon. Kekerasan juga masih terjadi meskipun gencatan senjata sempat diberlakukan.rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA