Narkoba tersebut banyak "mengalir" dari luar negeri lewat jalur perairan.
"Ini sudah darurat jangan ada toleransi lagi. Kalau perlu tembak, tembak, tembak itu semua bandarnya. Ini mengancam ketahanan nasional kita," tegas Zulkifli di sela-sela silaturrahmi menyapa kiai dan ribuan santri di Pondok Pesantren Ummul Quro Leuwipanjang, Kota Tangerang Selatan, Banten, Jumat (2/3).
Menurutnya, pemerintah perlu mengingatkan negara yang oknumnya menyelundupkan sabu-sabu ke Indonesia untuk memperketat pengawasan.
"Perlu protes dan tindakan diplomatik yang tegas untuk negara yang oknumnya selundupkan sabu. Kalau tidak jera juga, perlu juga putus hubungan diplomatiknya," ujarnya.
Bagi Zulkifli, perlu tindakan yang tegas dan berani menghadapi semakin maraknya peredaran barang haram tersebut.
"Kalau saya keras ini karena narkoba mengancam sampai ke depan rumah kita, bahayanya mengancam keluarga. Penyebarannya juga sampai ke desa. Singkatnya ini merusak ketahanan nasional kita," tegas dia.
"Tugas Kepala BNN yang baru Pak Heru Winarko dan kita semua seluruh rakyat Indonesia untuk hadapi serius darurat narkoba ini," tutup Zulkifli menambahkan.
[rus]
BERITA TERKAIT: