Silaturahmi ini menjadi bagian dari ikhtiar Gus Salam yang tengah maju sebagai kandidat Ketua Umum PBNU dalam muktamar mendatang.
Dalam pertemuan tersebut, KH Sofyan Yahya yang pernah menjabat Ketua PWNU Jawa Barat, 1999-2006 berpesan tentang kemandirian NU. Amanat serupa juga sering kali disampaikan Kiai sepuh yang meminta NU tidak bergantung dengan pihak eksternal.
Gus Salam menjelaskan kunjungannya ke KH Sofyan Yahya untuk meminta nasihat dan menyerap pengalaman selama memimpin NU Jawa Barat. Selain itu, Gus Salam juga memohon doa restu atas ikhtiarnya dalam muktamar ke-35.
“Ajengan Sofyan memberi penegasan bahwa NU adalah benteng akhlak dan moralitas dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. Dan, harus tetap dijaga sampai kapanpun serta dalam kondisi apapun. Semua dinamika Muktamar mendatang harus dilandasi akhlaq yang baik dan terhindar dari money politik,” kata Gus Salam, Kamis, 23 April 2026.
Nasihat lainnya disampaikan Pengasuh PP Nurul Huda, Cibojong Cisurupan, Garut, KH M. Nuh Addawami. Rais Syuriyah PWNU Jawa Barat 2016-2021 ini mendorong pengurus NU harus mampu berperan sahabat sejati Nahdliyin yang ingin berkeluh kesah sekaligus menjadi motivator.
“Jadilah pengurus, bukan pemimpin. Karena didalam NU yang dibutuhkan adalah pengurus yang mengurusi kebutuhan warga, melayani segala keluhan umat,” kata Gus Salam menirukan pesan Ajengan KH M. Nuh Addawami.
BERITA TERKAIT: