Pernyataan itu disampaikan Hidayat usai menyampaikan ceramah dihadapan calon jamaah haji di lingkungan Bank Indonesia, Sabtu (26/3).
Karena itu kata Hidayat, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin harus berusaha lebih keras lagi dalam meminta penambahan jatah kuota bagi jamaah haji Indonesia. Apalagi Menteri Agama pernah berjanji untuk meningkatkan kuota haji.
"Intinya harus diusahakan secara maksimal. Kalau sampai gagal, maka Menteri Agama juga harus memberikan penjelasan yang rasional kepada masyarakat. Apalagi, saat ini sebagian tempat ibadah haji itu sudah selesai diperlebar," kata Hidayat menambahkan.
Menyangkut ancaman musibah yang terus mengintai jamaah haji, Hidayat meminta seluruh jamaah haji istikamah. Dan terus bersikap hati-hati dalam menjalankan prosesi ibadah. Karena musibah itu selalu mengintai dan tidak selamanya bisa dihindari.
"Tidak boleh takut. Di manapun musibah bisa terjadi. Di pesawat sampai di hotel sekalipun. Yang penting selalu berhati-hati, dan jaga kondisi aman. Serta terus mengikuti ketentuan yang sudah dibuat negara," tukas Hidayat menambahkan.
Beberapa waktu lalu, Pemerintah melalui Menteri Agama menyatakan bahwa kuota jamaah haji Indonesia pada 2016 gagal bertambah. Kegagalan ini melenceng dari janji yang pernah disampaikan Menteri Agama sendiri. Sebelumnya Pemerintah sempat mengatakan bahwa kuota haji tahun ini akan bertambah sebesar 20 persen.
Kementerian Agama menyatakan bahwa kuota jamaah Indonesia pada musim
haji 1437H/2016M masih sama dengan tahun lalu yaitu 168.800 orang. Pada
tahun ini, pemerintah Arab Saudi masih memberlakukan pemotongan 20
persen dari kuota normal setiap negara pengirim jamaah haji.
[rus]
BERITA TERKAIT: