Lupakan Brendan Fraser, The Mummy Versi Lee Cronin Hadirkan Teror Body Horror yang Mencekam

 OLEH: <a href='https://rmol.id/about/ananda-gabriel-5'>ANANDA GABRIEL</a>
OLEH: ANANDA GABRIEL
  • Jumat, 17 April 2026, 15:55 WIB
Lupakan Brendan Fraser, The Mummy Versi Lee Cronin Hadirkan Teror Body Horror yang Mencekam
Film Lee Cronin The Mummy/Net.
rmol news logo Bagi Anda yang mengharapkan aksi petualangan seru memburu harta karun di padang pasir Mesir, bersiaplah untuk terkejut.

The Mummy kembali ke layar lebar, namun kali ini dengan pendekatan 100 persen baru yang jauh lebih gelap dan menyeramkan.

Tayang di bioskop sejak 15 April 2026, film ini merupakan proyek reboot total dan sama sekali tidak memiliki benang merah dengan waralaba klasik versi Brendan Fraser.

Di bawah arahan sutradara Lee Cronin, serta campur tangan dingin dari produser spesialis horor Jason Blum dan James Wan, The Mummy membuang elemen aksi petualangan dan bertransformasi menjadi murni mimpi buruk.

Kisahnya tidak lagi berpusat pada penjelajahan makam kuno yang epik, melainkan mengambil latar di sebuah rumah biasa di Amerika Serikat.

Fokus cerita mengikuti sepasang suami istri yang berprofesi sebagai jurnalis, yakni Charlie dan Larissa Canon. Delapan tahun silam, hidup mereka hancur ketika kehilangan putri tercintanya, Katie, saat sedang meliput di gurun pasir Mesir.

Ketika mereka mulai berusaha berdamai dengan masa lalu yang kelam tersebut, sebuah kabar mengejutkan datang: Katie tiba-tiba ditemukan di dalam sebuah sarkofagus kuno.

Sayangnya, kepulangan sang anak justru menjadi awal mula petaka yang mencekam. Katie kembali dalam kondisi yang aneh dan bertingkah layaknya orang yang sedang kerasukan.

Berbeda dari film-film pendahulunya yang kerap menampilkan sosok Firaun bangkit dari kubur, teror utama dalam film ini berakar kuat pada elemen kutukan gelap yang misterius.

Kutukan mematikan tersebut tidak hanya mengancam nyawa, tetapi juga bermanifestasi menjadi subgenre body horror yang siap membuat penonton merasa ngilu dan mual.

Fisik Katie mengalami distorsi dan mutasi mengerikan di luar nalar, sebuah elemen sadis yang sangat kental dengan gaya penyutradaraan Lee Cronin saat menggarap Evil Dead Rise.

Bagi Anda pencinta film yang memacu adrenalin, pastikan Anda tidak melewatkan teror Mesir Kuno dari sudut pandang baru yang siap menguji nyali ini! rmol news logo article
EDITOR: TIFANI

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA