Soroti Taksi Green SM, Lasarus: Mobil Listrik Lebih Berbahaya Lintasi Rel KA

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-alifia-suryadi-1'>SARAH ALIFIA SURYADI</a>
LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI
  • Rabu, 13 Mei 2026, 15:46 WIB
Soroti Taksi Green SM, Lasarus: Mobil Listrik Lebih Berbahaya Lintasi Rel KA
Mobil taksi Green SM yang terlibat kecelakaan di lintasan sebidang Ampera Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat (RMOL/Jamaludin Akmal)
rmol news logo Kecelakaan kereta di kawasan Stasiun Bekasi Timur yang menyeret keterlibatan taksi hijau berbasis listrik, Green SM, memunculkan sorotan.

Ketua Komisi V DPR Lasarus menilai lintasan kereta memiliki medan magnet besar yang berpotensi membahayakan kendaraan, terutama mobil listrik.

“Mobil listrik itu jauh lebih berbahaya melintasi rel kereta api. Karena rel kereta api itu mengandung medan magnet yang sangat tinggi sekali dan itu bisa bikin mesin mobil mati di tengah jalan,” kata Lasarus di Gedung DPR RI, Rabu 13 Mei 2026. 

Menurutnya, risiko tersebut juga bisa dialami kendaraan konvensional dalam kondisi tertentu.

“Jangankan mobil listrik, mobil konvensional saja mesinnya bisa mati kalau kena medan magnet yang sudah terlalu dekat,” kata Lasarus.

Lasarus pun mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri menerobos perlintasan sebidang saat kondisi belum benar-benar aman.

“Kalau coba-coba masyarakat nyelonong, nyawa taruhannya,” kata Lasarus.

Ia menilai persoalan kecelakaan kereta tidak bisa hanya dilihat dari insiden semata, tetapi juga berkaitan dengan masih terbatasnya infrastruktur perkeretaapian, termasuk proyek double-double track yang belum tuntas.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA